Ditanya Soal Jumlah Sandal Angeline, Ini Jawaban Margriet

Selama tujuh jam menjalani pemeriksaan di Mapolda Bali. Margriet Megawe, ibu asuh Engeline (Angeline) di cecar 53 pertanyaan. Fokus pertanyaan sekitar apa yang terjadi pada hari ketika Engeline menghilang.

Margriet diperiksa sejak pukul 11.00 Wita hingga pukul 18.00 Wita, ungkap Dion Pongkor, salah seorang anggota tim kuasa hukum margriet seperti di beritakan oleh Kompas.Com.

"Pertanyaan tentang aktivitas pada hari kehilangan (Engeline) lebih dipertajam lagi sampai sendalnya Engeline ada berapa? Mereknya apa? Bajunya warna apa saat hilang, dan lainnya. Sejauh yang dia (Margriet) ingat, ya dia sampaikan," kata Dion Pongkor, Denpasar, Bali, Sabtu (20/6/2015).

Dion menambahkan, bahwa sampai hari ini, kesaksian Margriet dalam kasus pembunuhan Engeline belum masuk pada pertanyaan mengenai alat bukti yang ditemukan di tempat kejadian perkara (TKP). 

"Pertanyaannya belum sampai ke sana. Belum ada hasil (dari penemuan alat bukti), kan baru diambil alat buktinya. Hingga hari ini diperiksa pun, (Margriet) masih menjadi saksi," kata Dion.

Margriet dinyatakan dalam kondisi sehat dan siap menjalani pemeriksaan lanjutan, baik sebagai saksi kasus pembunuhan Engeline, maupun kasus penelantaran anak yang menjadikan dirinya sebagai tersangka dan ditahan 20 hari sejak 14 Juni 2015 lalu.
Read more »

Jumlah Raka'at Shalat Tarawih Menurut Madzab Empat

Ada beberapa perbedaan pendapat mengenai jumlah rakaat yang harus dilakukan oleh umat Islam pada saat menjalankan ibadah shalat Tarawih yakni khusus pada waktu bulan Ramadhan, seperti yang dijelaskan oleh KH Muhaimin Zen Ketua Umum Pengurus Pusat Jam’iyyatul Qurra’ wal Huffadz (JQH) NU yang dirilis oleh portal NU.OR.ID ialah sebagai berikut:

1. Madzhab Hanafi

Seperti yang dikatakan oleh Imam Hanafi dalam kitab Fathul Qadir bahwa Disunnahkan kaum muslimin berkumpul pada bulan Ramadhan sesudah Isya’, lalu mereka shalat bersama imamnya lima Tarawih (istirahat), setiap istirahat dua salam, atau dua istirahat mereka duduk sepanjang istirahat, kemudian mereka witir (ganjil).

Walhasil, bahwa bilangan rakaatnya 20 rakaat selain witir jumlahnya 5 istirahat dan setiap istirahat dua salam dan setiap salam dua rakaat = 2 x 2 x 5 = 20 rakaat.

2. Madzhab Maliki

Dalam sebuah kitab, yakni kitab Al-Mudawwanah al Kubro, Imam Malik berkata, Amir Mukminin mengutus utusan kepadaku dan dia ingin mengurangi Qiyam Ramadhan yang dilakukan umat di Madinah. Lalu Ibnu Qasim (perawi madzhab Malik) berkata “Tarawih itu 39 rakaat termasuk witir, 36 rakaat tarawih dan 3 rakaat witir” lalu Imam Malik berkata “Maka saya melarangnya mengurangi dari itu sedikitpun”. Aku berkata kepadanya, “inilah yang kudapati orang-orang melakukannya”, yaitu perkara lama yang masih dilakukan  umat.

Dari kitab Al-muwaththa’, dari Muhammad bin Yusuf dari al-Saib bin Yazid bahwa Imam Malik berkata, “Umar bin Khattab memerintahkan Ubay bin Ka’ab dan Tamim al-Dari untuk shalat bersama umat 11 rakaat”. Dia berkata “bacaan surahnya panjang-panjang” sehingga kita terpaksa berpegangan tongkat karena lama-nya berdiri dan kita baru selesai menjelang fajar menyingsing. Melalui Yazid bin Ruman dia berkata, “Orang-orang melakukan shalat pada masa Umar bin al-Khattab di bulan Ramadhan 23 rakaat”.

Imam Malik meriwayatkan juga melalui Yazid bin Khasifah dari al-Saib bin Yazid ialah 20 rakaat. Ini dilaksanakan tanpa wiitr. Juga diriwayatkan dari Imam Malik 46 rakaat 3 witir. Inilah yang masyhur dari Imam Malik.

3. Madzhab as-Syafi’i

Imam Syafi’i menjelaskan dalam kitabnya Al-Umm, “bahwa shalat malam bulan Ramadhan itu, secara sendirian itu lebih aku sukai, dan saya melihat umat di madinah melaksanakan 39 rakaat, tetapi saya lebih suka 20 rakaat, karena itu diriwayatkan dari Umar bin al-Khattab. Demikian pula umat melakukannya di makkah dan mereka witir 3 rakaat.

Lalu beliau menjelaskan dalam Syarah al-Manhaj yang menjadi pegangan pengikut Syafi’iyah di Al-Azhar al-Syarif, Kairo Mesir bahwa shalat Tarawih dilakukan 20 rakaat dengan 10 salam dan witir 3 rakaat di setiap malam Ramadhan.

4. Madzhab Hanbali

Imam Hanbali menjelaskan dalam Al-Mughni  suatu masalah, ia berkata, “shalat malam Ramadhan itu 20 rakaat, yakni shalat Tarawih”, sampai mengatakan, “yang terpilih bagi Abu Abdillah (Ahmad Muhammad bin Hanbal) mengenai Tarawih adalah 20 rakaat”.

Menurut Imam Hanbali bahwa Khalifah Umar ra, setelah kaum muslimin dikumpulkan (berjamaah) bersama Ubay bin Ka’ab, dia shalat bersama mereka 20 rakaat. Dan al-Hasan bercerita bahwa Umar mengumpulkan kaum muslimin melalui Ubay bin Ka’ab, lalu dia shalat bersama mereka 20 rakaat dan tidak memanjangkan shalat bersama mereka kecuali pada separo sisanya. Maka 10 hari terakhir Ubay tertinggal lalu shalat dirumahnya maka mereka mengatakan, “Ubay lari”, diriwayatkan oleh Abu Dawud dan as-Saib bin Yazid.

Kesimpulan

Dari apa yang kami sebutkan itu kita tahu bahwa para ulama’ dalam empat madzhab sepakat bahwa bilangan Tarawih 20 rakaat. Kecuali Imam Malik karena ia mengutamakan bilangan rakaatnya 36 rakaat atau 46 rakaat. Tetapi ini khusus untuk penduduk Madinah. Adapun selain penduduk Madinah, maka ia setuju dengan mereka juga bilangan rakaatnya 20 rakaat.

Para ulama ini beralasan bahwa shahabat melakukan shalat pada masa khalifah Umar bin al-Khattab ra di bulan Ramadhan 20 rakaat atas perintah beliau. Juga diriwayatkan oleh al-Baihaqi dengan sanad yang shahih dan lain-lainnya, dan disetujui oleh para shahabat serta terdengar diantara  mereka ada yang menolak. Karenanya hal itu menjadi ijma’, dan ijma’ shahabat itu menjadi hujjah (alasan) yang pasti sebagaimana ditetapkan dalam Ushul al-Fiqh.
Read more »

Hilangnya Keris Kyai Brodjol

Salah satu keunikan bangsa Jawa adalah hebatnya membuat benda dari logam yang bernama Keris, di masa lalu hampir setiap keluarga di Jawa memiliki beberapa batang Keris diantaranya ada yang menjadi pusaka bahkan dikeramatkan, konon dahulu kala seseorang Empu tidak akan menjadi tinggi prestise-nya bila Keris bikinannya tersebut tidak mengandung daya energi kekuatan magis, sebaliknya seorang Empu akan terkenal bila Keris yang ia buat memiliki tuah yang sakti, yang mampu membuat pemilik keris menjadi jadug kondang kaloka.

Keluarga kami dahulu memiliki sekotak kayu besar berisi barang barang peninggalan abad lalu yang turun temurun dari moyang (kata emak), setiap tanggal 1 syuro biasanya benda benda tersebut dimandikan pakai air jeruk bahkan untuk memandikan barang barang sekotak tadi ada yang keris, tombak, (kebanyakan adalah keris) harus memanggil ahli pencuci keris dari remen.

Sekitar 17 tahun yang lalu, keluarga kami menyerahkan barang barang tersebut pada kakak tertua dari ibu saya untuk disimpan dan dirawat, diantara keris tersebut ada yang bernama Kyai Brodjol, syahdan dahulu menurut cerita emak, pada waktu menjelang aku lahir ke dunia ini, bapak terlihat selalu membawa keris Kyai Brodjol yang ukurannya sangat mini kurang lebih sebesar 2 jari kelingking tersebut. kepercayaan dari orang orang jaman itu adalah keris terebut mampu mengusir makhluk astral jahat seperti gendruwo banaspati, tuyul, dan lain lain artinya adalah energi yang terkandung dalam keris tersebut memiliki daya yang lebih kuat untuk mengusir makhluk astral jahat.

Keris Kyai brodjol sekarang tidak karuan siapa yang menyimpan, lantaran dahulu memang sering pula dipinjam orang untuk dipakai sebagai pegangan menanti kelahiran anak mereka, seiring waktu berjalan keluarga kami juga semakin tidak mengurusi barang barang tersebut akhirnya hilang berpindah tangan.

Oh keris Kyai Brodjol, aku tiba tiba teringat benda tersebut. dimanakah engkau?
Read more »

Download Aneka Surat Kabar Minggu 25 Agustus 2013 (Gratis)

Download surat kabar (koran) pdf gratis untuk hari ini Minggu 25 Agustus 2013 sebagai berikut:

Kompas - Download
Kontan - Download
Bali Post - Download
Banjarmasin Post - Download
Bisnis Indonesia - Download
Detik Pagi - Download
Detik Sore - Download
Harian Jogja - Download
Indo Pos - Download
Inilah Koran - Download
Jawa Pos - Download
Jurnal Nasional - Download
Lampung Post - Download
Medan Bisnis - Download
Media Indonesia - Download
Pikiran Rakyat - Download
Pontianak Post - Download
Radar Bali - Download
Radar Banyuwangi - Download
Radar Bojonegoro - Download
Radar Bromo - Download
Radar Jember - Download
Radar Jogja - Download
Radar Kediri - Download
Radar Kudus - Download
Radar Lampung - Download
Radar Madiun - Download
Radar Madura - Download
Radar Malang - Download
Radar Mojokerto - Download
Radar Surabaya - Download
Radar Semarang - Download
Radar Solo - Download
Radar Tulungagung - Download
Republika - Download
Seputar Indonesia - Download
Sriwijaya Post - Download
Suara Merdeka - Download
Surya - Download
Tribun Aceh - Download
Tribun Batam - Download
Tribun Jabar - Download
Tribun Jabar Daily - Download
Tribun Jakarta Pagi - Download
Tribun Jakarta Siang - Download
Tribun Jakarta Petang - Download
Tribun Jambi - Download
Tribun Jogja - Download
Tribun Kaltim - Download
Tribun Medan - Download
Tribun Pontianak - Download
Waspada - Download
Wawasan - Download
Read more »